Profil

PROFIL MAN1 KOTA SERANG

CAMPUS OF CHARACTER

Berpakaian Rapih, Berhati Bersih, Berpikir Jernih, Berprilaku Santun, Salam, Sapa, dan Senyum.

img-fluid

Nama Madrasah Aliyah : MAN 1 KOTA SERANG
Alamat madrasah : Jl. Empat Lima Cikulur
Desa  : Serang
Kecamatan : Serang
Kota  : Serang
Provinsi : Banten
Kode Pos : 42116
Telp./Fax.  : 0254-202854
Didirikan tahun / oleh : 1978/Pemerintah
Status Madrasah : Negeri
Izin Operasional (IOS) Nomor : Nomor : 17/Tahun 1978 dan KMA 371 Tahun 2015
Piagam Madrasah Tgl./Nomor : Kw.28/1
Nomor Statistic Madrasah (NSM) : 131136730001
Jumlah guru : 52 Orang
Tenaga kependidikan : 18 Orang
Jumlah siswa : 882 Orang

Waktu belajar : Pagi, 7.15 – 15 WIB
Pelaksanaan UN : Mandiri
KKM : KKM MAN 1 Kota Serang
Pendirian/Penegrian : No. 17/78 Tanggal 14-07-1978 dan KMA 371 Tahun 2015
Penerbit SK : Menteri Agama RI
SK Alih Fungsi : 17 Tahun 1978 dan KMA 371 Tahun 2015
Tahun Berdiri : 1978
Tanah / Bangunan : Milik Sendiri
Lokasi MAN : Serang Kota
Jarak Ke Pusat Kota : 2 Km
Jarak Ke Pusat Otda : 2 Km
Jumlah Anggota KKM : 10 MA Swasta
Organisasi Penyelenggara : Pemerintah
Akreditasi : A (Nomor 971/BAN-SM/SK/2019)
NPSN : 20623274

img-fluid

Secara kronologis MAN 1 Kota Serang bermula dari keinginan IAIN Syarif HIdayatullah pada Tahun 1976 untuk mendirikan sekolah persiapan yang outputnya dipersiapkan untuk memasuki IAIN SYAHIDA. Keinginan itu direspons oleh Menteri Agama RI dengan mengeluarkan surat keputusan No. 45 Tahun 1976 Tanggal 22 April mengenai pendirian Sekolah Persiapan IAIN atau lebih popular dengan istilah SP IAIN.

Perubahan sosial, memaksa SP IAIN untuk merespons dengan tepat, karena SP IAIN yang dijalankan sudah tidak relevan lagi dengan kondisi sosial yang demikian dinamis. Keadaan ini menjadi latar belakang keluarnya keputusan Menteri Agama no. 17/1978 Tanggal 14 Juli 1978 yang merubah  SP IAIN menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Serang. Kemudian pada tanggal 18 November 2015 terbit Keputusan Menteri Agama Nomor 371 Tahun 2015 tentang perubahan Nama Madrasah Aliyah Negeri, Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Provinsi Banten yang menetapkan perubahan nomenklatur MAN Serang menjadi MAN 1 Kota Serang.

Kemudian pada tanggal 7 September 2015 terbitlah Keputusan Dirjen Pendis No.5114 tahun 2015 menetapkan MAN 1 Kota Serang untuk menggunakan Kurikulum 2013 bersamaan dengan MAN lainnya di Provinsi Banten mulai Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan program :

  1. Program IPA
  2. Program IPS
  3. Program Keagamaan

Selama menjadi MAN sekolah ini telah mengalami pergantian kepala sekolah sebanyak tujuh kali yaitu :

Pertama          Drs. Ali Darda                                     dari tahun 1979 sampai 1990

Kedua              Drs. Arif Maulud Rahmansyah           dari tahun 1990 sampai 1994

Ketiga              Drs. H. Moh. Sholeh B                        dari tahun 1994 sampai 2002

Keempat         Drs. H. Adlani                                      dari tahun 2002 sampai 2004

Kelima             Drs. Chaeruddin                                  dari tahun 2004 sampai 2008

Keenam          Drs. Uus Kadarusman, M.Ag             dari tahun 2008 sampai 2012

Ketujuh            A. Amrudin, S.Ag.M.MPd                   dari tahun 2012 sampai sekarang

img-fluid

DATA FISIK (SARANA DAN PRASARANA)

Untuk memberikan rasa aman, nyaman, tenang, tentram, betah, senang selama mengikuti kegiatan pembelajaran maka adanya fasilitas dan kondisi lingkungan yang kondusif sangat diperlukan. Untuk itu MAN 1 Kota Serang menata dan melengkapi fasilitas (Saranadan Prasarana ) belajar sebagai berikut :

Status dan Luas Tanah

Areal tanah ang dipakai untuk bangunan Madrasah dan Fasilitas fisik lainnya adalah milik penuh MAN 1 Kota Serang, adapun luas tanah 15.485 m2 dari luas tanah tersebut  3000 m2 dipergunakan untuk bangunan, tanah kosong (halaman) dan lapangan olah raga 12.485 m2.

 

Keadaan Gedung dan Ruang

Ruang Jumlah
Kelas 24
Laboratorium IPA 2
Laboratorium Bahasa 1
Laboratorium Komputer 3
Studio Radio SQS FM 1
Perpustakaan 1
Keterampilan 0
Guru 1
Kepala 1
Tata Usaha 1
Masjid 1
Musholla Puteri 1
OSIS 1
Gudang 1
Penjagaan 1
Tempat Wudhu 2
WC. Guru 5
WC. Siswa 25
Ruang Koperasi 1
Lapangan Olahraga 2
Halaman / Taman dll 3
Ruang Arsip 1
Ruang Wakil Kepala Madrasah 1
img-fluid

Daftar Organisasi /Ektrakurikuler pada MAN 1 Kota Serang

  • Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)
  • Majelis Perwakilan Kelas (MPK)
  • Pramuka
  • Paskibra  (Pasukan Pengibar Bendera)
  • Palang Merah Remaja (PMR)
  • Remaja Islam MAN 1 Kota Serang (RISMA)
  • Olahraga Basket
  • Olahraga Badminton
  • Olahraga Futsal
  • Bank Qur’an (BAQU)
  • Seni Tilawah
  • Nasyid
  • Marawis
  • Pencak SIlat Silamba
  • PIK-R
  • KIR – Malajah Dinding (Mading)
  • Go Green
  • Paduan Suara (Padus)
  • BeatBox
  • Gerakan Disipin Siswa (GDS)

 

img-fluid

Komite Sekolah adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, baik pada pendidikan pra sekolah, jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan di luar sekolah (Kepmendiknas nomor: 044/U/2002).

Maksud dibentukanya komite sekolah adalah agar suatu organisasi masyarakat sekolah yang mempunyai komitmen dan loyalitas serta peduli terhadap peningkatan kualitas sekolah. Komite madrasah yang dibentuk dapat dikembangkan secara khas dan berakar dari budaya, demografis, ekologi, nilai kesepakatan, serta kepercayaan yang dibangun sesuai dengan potensi masyarakat setempat. Oleh karena itu, komite pada MAN 1 Kota Serang dibangun sebagai pengembangan kekayaan filosofis masyarakat secara kolektif. Artinya, komite madrasah ini mengembangkan konsep yang berorientasi kepada pengguna, berbagai kewenangan (power sharing and advocacy model), dan kemitraan (partnership model) yang difokuskan pada peningkatan mutu pelayanan pendidikan.

Komite sekolah di suatu sekolah tetap eksis, namun fungsi, tugas, maupun tanggung jawabnya disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Peran komite sekolah bukan hanya sebatas pada mobilisasi sumbangan, dan mengawasi pelaksanaan pendidikan esensi dari partisipasi komite sekolah adalah meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan perencanaan sekolah yang dapat merubah pola pikir, keterampilan, dan distribusi kewenangan atas individual dan masyarakat yang dapat memperluas kapasitas manusia meningkatkan taraf hidup dalam system manajemen pemberdayaan sekolah.

img-fluid

Salah satu standar pengelolaan yang belum dimiliki MAN 1 Kota Serang yaitu
Dokumen Rencana Kerja Madrasah (RKM). Rencana Kerja Madrasah (RKM)
merupakan sebuah proses perencanaan atas semua hal dengan baik dan teliti
untuk mencapai tujuan pendidikan. Penyusunan RKM dapat disesuaikan dengan
kekhasan, kondisi dan potensi daerah, sosial budaya masyarakat, potensi sekolah
dan kebutuhan peserta didik. RKM disusun sebagai pedoman kerja pengembangan
sekolah, dan sebagai bahan acuan untuk mengidentifikasi serta mengajukan
sumber daya yang diperlukan.
Berdasarkan uraian di atas, maka kegiatan Pengabdian ini difokuskan pada
pemberian pelatihan terkait penyusunan Rencana Kerja Madrasah (RKM). Rencana
Kerja Madrasah ini dimaksudkan agar dapat dipergunakan sebagai kerangka
acuan oleh Kepala Madrasah dalam mengambil kebijakan, disamping itu sebagai
pedoman dalam mencapai keberhasilan pelaksanaan progam belajar mengajar
dan administrasi Madrasah yang lain, agar pengelola Madrasah tidak menyimpang
dari prinsip-prinsip manajemen.

img-fluid

PENDIDIKAN PADA ASRAMA PESANTREN MAN 1 KOTA SERANG

Pembelajaran dengan sistem asrama bukan sesuatu yang baru dalam konteks pendidikan di Indonesia. Telah lama lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia menerapkan konsep pembelajaran asrama dalam wujud ”Pondok Pesantren”, dimana asrama sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan di pondok pesantren. Pondok Pesantren dapat dikatakan sebagai cikal-bakal pendidikan berasrama di Indonesia. Dalam perkembangan selanjutnya, cukup banyak lembaga pendidikan formal menerapkan sistem berasrama, yang dikenal dengan Madrasah berasrama (boarding school).

Sistem pendidikan berasrama didasarkan atas pertimbangan untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih utuh dalam mengembangkan aspek sikap, aspek pengetahuan dan aspek keterampilan peserta didik sehingga menghasilkan lulusan yang unggul dalam pola pikir serta berkepribadian mulia. Pendidikan dengan sistem berasrama dapat menerapkan program pendidikan yang komprehensif-holistik mencakup keagamaan, pengembangan akademik, life skills, serta wawasan kebangsaan dan global.

Madrasah berasrama adalah madrasah yang menyelenggarakan pembelajaran di asrama diluar pembelajaran formal, sehingga peserta didiknya tinggal di asrama madrasah. Kegiatan pembelajaran di asrama madrasah meliputi pendalaman ilmu agama (tafaqquh fiddin), penguatan akhlakul karimah melalui pelaksanaan ibadah dan pembentukan perilaku keseharian, serta aplikasi pengabdian melalui amaliyah dan muamalah. Dengan demikian keberadaan asrama sebagai subsistem yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan di madrasah secara keseluruhan. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, maka lingkungan, kehidupan, dan kepengasuhan di asrama madrasah perlu ditata, dikelola dan dilengkapi dengan perangkat aturan yang bisa menjamin kegiatan berjalan secara efektif dan efisien.

Asrama madrasah sebagai bagian integral dalam proses pendidikan harus dimaknai sebagai lingkungan yang berfungsi sebagai wahana pembentukan karakter, penanaman nilai-nilai moral keagamaan, kebangsaan dan penguatan akademik.

Asrama madrasah memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai lingkungan tempat tinggal dan lingkungan belajar, tetapi juga merupakan lingkungan pergaulan sosial yang membantu terbentuknya kepribadian para peserta didik. Pola pembelajaran dan kepengasuhan di Asrama madrasah Aliyah sangat diperlukan bagi terbentuknya pengembangan karakter peserta didik melalui internalisasi, aktualisasi agama dan nilainilai keagamaan. Oleh karena itu petunjuk teknis pengelolaan pembelajaran di asrama madrasah Aliyah sifatnya sangat penting bagi optimalisasi keberhasilan keseluruhan program madrasah.

 

Tujuan Pendidikan

Tujuan pembinaan di asrama MAN 1 Kota Serang adalah untuk menumbuhkembangkan peserta didik menjadi pribadi yang;

  1. Beriman, bertakwa, berakhlak mulia;
  2. Berwawasan kebangsaan dan ke-Indonesia-an;
  3. Menguasai dasar-dasar ilmu keislaman;
  4. Terampil membaca kitab kuning;
  5. Terampil berbahasa Arab dan Inggris;
  6. Mampu berpikir kritis, moderat, kreatif, dan inovatif;
  7. Memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh.

 

  1. Prinsip Pendidikan di Asrama MA

Kepengasuhan di asrama MA merupakan bagian yang menyatu atau tidak terpisahkan dari keseluruhan sistem pendidikan MA. Penyiapan pribadi unggul, berkarakter dan berakhlaq mulia, maka pelaksanaan kepengasuhan di asrama MAN 1 Kota Serang memperhatikan prinsip sebagai berikut;

  1. Pendidikan melalui keteladanan

Secara psikologis manusia memerlukan keteladanan untuk mengembangkan sikap dan perilaku terpuji. Keteladanan adalah pendidikan dengan cara memberikan contoh nyata bagi para peserta didik. Pengelola Asrama MAN 1 Kota Serang senantiasa memberikan teladan yang baik bagi para penghuni asrama dalam kehidupan kesehariannya.

  1. Pendidikan melalui pembiasaan

Upaya menyiapkan peserta didik yang berkarakter, peserta didik di Asrama MAN 1 Kota Serang melakukan latihan untuk membiasakan bertindak taat terhadap norma-norma yang berlaku dalam kehidupan seharihari. Prinsip ini diterapkan dalam bentuk keteraturan hidup yang baik dalam aktifitas kegiatan harian yang dimulai dari bangun pagi sampai istirahat malam. Kegiatan harian meliputi ibadah/doa baik pribadi maupun bersama, makan bersama, belajar bersama, memelihara kenyamanan asrama dan aktivitas lain yang diprogramkan dalam keseluruhan proses selama peserta menjalani pendidikan di madrasah. Latihan dan pembiasaan ini pada akhirnya akan menjadi budaya yang terpatri dalam diri peserta didik.

  1. Pendidikan melalui ibrah (mengambil hikmah)

Pengertian ibrah adalah mengambil hikmah dari setiap peristiwa yang dialami manusia untuk mengetahui intisari suatu kejadian yang disaksikan, diperhatikan, dipertimbangkan, diukur dan diputuskan secara rasional sehingga kesimpulannya dapat mempengaruhi hati untuk tunduk kepada-Nya. Prinsip ini dapat dilakukan melalui kisahkisah, fenomena alam, atau peristiwa yang terjadi baik di masa lalu maupun sekarang melalui proses refleksi kritis dan mendalam.

  1. Pendidikan melalui bimbingan dan nasihat

Nasihat adalah pemberian peringatan atas kebaikan dan kebenaran dengan cara tertentu yang dapat menyentuh hati untuk mengamalkannya. Prinsip ini juga memberikan amanah kepada para peserta untuk memiliki sikap saling mengingatkan hal-hal kebaikan di antara sesama penghuni Asrama.

  1. Pendidikan melalui kedisiplinan

Prinsip ini dimaksudkan untuk menjadikan peserta didik memiliki sikap ketaatan terhadap tata tertib yang telah ditentukan. Kedisiplinan akan mendorong peserta untuk bisa menghormati satu sama lain, menjamin kenyamanan, sehingga kehidupan di Asrama MAN 1 Kota Serang berlangsung secara harmonis. Penerapan prinsip ini memerlukan ketegasan dan kebijaksanaan. Ketegasan mengharuskan pengurus Asrama memberikan sanksi bagi peserta yang melanggar. Kebijaksanaan berarti bahwa pengurus Asrama harus berbuat adil dan arif dalam memberikan sanksi yang bersifat edukatif. Peserta didik harus memahami dan menerima segala bentuk konsekuensi dari ketidakdisiplinan yang dilakukannya, dan menyadari untuk tidak mengulanginya.

  1. Pendidikan melalui kemandirian

Kemandirian merupakan kesanggupan dan kemampuan peserta untuk belajar dan berlatih mengurus segala kepentingannya sendiri, sehingga tidak menyandarkan kehidupannya kepada bantuan atau belas kasihan orang lain. Dengan prinsip kemandirian ini, peserta mampu memahami dan memiliki kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi tantangan hidup.

  1. Pendidikan melalui persatuan dan persaudaraan

Kehidupan peserta didik di Asrama MAN 1 Kota Serang senantiasa diliputi oleh suasana keakraban, persaudaraan, dan gotong royong. Suasana kehidupan Asrama yang demikian, menjadikan peserta yang berasal dari latar belakang daerah, suku, bahasa, adat istiadat dan budaya yang berbeda akan terjalin keakraban, persaudaraan, dan persatuan di antara mereka.